Tampilkan postingan dengan label dakwah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dakwah. Tampilkan semua postingan
Selasa, 22 Maret 2016 0 komentar

Antara Ikhlas dan Tidak Ikhlas...

Ikhlas itu terletak di dalam hati. Ikhlas itu bukan perkara mulut, melainkan perkara hati. Orang yang ikhlas dalam beramal, maka dia akan mendapatkan karunia bahkan sebelum pahala ia rasakan. Yaitu, ia akan merasakan nikmatnya dalam beramal. Alloh yang menghadirkan kenikmatan tersebut di dalam hatinya.

Sedangkan orang yang tidak ikhlas dalam beramal, maka ia akan merasakan ketidakenakan sejak ia melakukan amal tersebut. Hatinya akan resah, tidak nyaman. Sholat tidak enak, sedekah tidak enak, tadarus Al Quran tidak enak, menolong orang tidak enak. Kenapa bisa demikian? Karena Alloh Maha Mengetahui bahwa ia beramal bukan untuk-Nya, melaikan untuk mencari penilaian makhluk....

Senin, 14 Maret 2016 0 komentar

Renungan

Pujian tak membuat seseorang kian tinggi sebagaimana hinaan tak membuat seseorang rendah di sisi Allah...

Sabtu, 09 Januari 2016 0 komentar

Renungan...

SENYUMMU SEDEKAHMU…

tersenyum di wajah saudaramu adalah sedekah..

demikian disebutkan dalam sebuah hadits..
senyum itu indah..
memberikan kegembiraan di hati..
dalam hadits: diantara amal yang paling utama..
memasukkan kegembiraan di hati saudaramu..
HR Thabrani..

senyum itu ramah..
menambah keakraban dalam pergaulan..
dalam hadits: mukmin itu mudah dalam bergaul..
HR Ahmad..

senyum itu dekat..
menghilangkan kesenjangan..
dalam hadits: diharamkan atas neraka..
orang yang tawadlu, lembut, mudah dan dekat kepada manusia..
HR Ahmad..

senyummu..
menambah kewibawaanmu..
mendatangkan keridlaan Rabbmu..

Oleh Ustadz Badru Salam, Lc,

Minggu, 20 Desember 2015 0 komentar

Renungan...

DIAM… ⛔

Jangan mengira bahwa orang yang memilih diam itu tidak mampu membalas.
Karena terkadang seseorang memilih diam agar tak ada yang terluka.
Kadang juga karena menahan perih dan kwatir bila ucapannya hanya akan menambah perih.

Ada juga yang merasa bahwa diam adalah jawaban terbaik
Ada juga yang menyadari bahwa bila ia bicara, maka ucapannya tak akan bermanfaat.
Dan ada juga yang memilih diam disaat amarah memuncak, agar tak ada yang dirugikan oleh amarahnya

Karena selamanya diam itu emas. Kecuali mendiamkan kemungkaran.
Diam membuatmu tinggi. Jadi bicaralah yang baik atau diam

Oleh Ust. Aan Chandra Thalib

Rabu, 02 Desember 2015 0 komentar

Renungan...

KEUTAMAAN BERSYUKUR KEPADA ALLAH 💖

Bersyukur kepada Allah atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya merupakan kewajiban setiap hamba. Orang yang pandai bersyukur kepada Allah akan mendapatkan banyak keutamaan dan manfaat di dunia dan akhirat, diantaranya:

1.Mendapatkan tambahan nikmat dari Allah.

Allah ta’ala berfirman:

لَئِنْ شَكَرْتُمْ لأزِيدَنَّكُمْ

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, maka pasti Aku akan menambah (nikmat) kepadamu”. (QS. Ibrahim: 7)

2.Selamat dari siksaan Allah.

Allah ta’ala berfirman:

مَا يَفْعَلُ اللَّهُ بِعَذَابِكُمْ إِنْ شَكَرْتُمْ وَآمَنْتُمْ وَكَانَ اللَّهُ شَاكِرًا عَلِيمًا

“Tidaklah Allah akan menyiksamu jika kamu bersyukur dan beriman. dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui.” (QS. An Nisaa’: 147).

Yang dimaksud Allah mensyukuri hamba-hamba-Nya ialah Allah memberi pahala terhadap amal-amal hamba-hamba-Nya, mema’afkan kesalahannya, menambah nikmat-Nya.

3.Mendapatkan pahala yang besar.

Allah ta’ala berfirman:

وَسَيَجْزِ اللهُ الشَاكِرِيْنَ

“Dan Allah akan memberi ganjaran pahala bagi orang-orang yang bersyukur ”. (QS. Ali ‘Imran : 144)

Demikian keutamaan bersyukur kepada Allah atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya. Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat. Dan Semoga kita semua menjadi hamba ALLAH yang selalu bersyukur kepada-Nya. Aamiin.

Oleh Ustadz Muhammad Wasitho, MA, حفظه الله تعالى

Kamis, 12 November 2015 0 komentar

Nasehat Pagi...

Saudaraku …

Nasehat berharga sebelum Anda memulai aktivitas di pagi ini.

Abu Sulaiman Ad Dariny:

Siapa saja yang hari ini masih sama saja dengan kemarin sore, maka itu berarti suatu kekurangan di dalamnya.

Jadikan hari ini terus lebih baik dari hari kemarin.

Mulailah aktivitas pagi ini dengan dzikir pagi, karena di dalamnya kita meminta tolong pada Allah supaya dimudahkan pada hari-hari kita, dihindarkan pula dari kejelekan.

Oleh Ust. M Abduh Tuasikal

Selasa, 10 November 2015 0 komentar

Renungan...

Bila engkau menemukan kekurangan atau hal-hal yang tidak engkau sukai pada saudaramu, maka sampaikan secara langsung kepadanya, bukan kepada orang lain. Karena dialah yang harus merubahnya, bukan orang...

Selasa, 27 Oktober 2015 0 komentar

Renungan...

SUDAHKAH KITA MELAKUKANNYA …?

“Barangsiapa menutupi (aib) saudaranya sesama muslim di dunia, Allah menutupi (aib) nya pada hari kiamat.” (HR. Ahmad)

Hadits ini merupakan sebuah anjuran untuk menutupi aib seorang muslim, baik aib secara fisik maupun aib yang ada pada perbuatannya. Maka, selayaknya seorang muslim apabila mengetahui suatu aib pada diri muslim yang lain, hendaknya ia berusaha untuk tetap merahasiakan hal tersebut kecuali ada sebuah kemaslahatan dalam membicarakan aib tersebut kepada orang lain. Sama saja, apakah aib itu berupa aib fisik, maupun aib dalam hal agama, harta, atau kehormatannya.

Adapun ganjaran bagi orang yang menutupi aib orang lain adalah sebagaimana disebutkan di dalam hadits di atas. Yaitu, pada di akhirat kelak Allah akan menutupi aib yang ada pada dirinya berupa kekurangan dan dosa-dosa yang pernah dilakukannya dari seluruh makhluk.

Ini merupakan sebuah ganjaran yang besar. Karena, seluruh amalan setiap manusia akan ditampakkan oleh Allah ta’ala. Maka, jika Allah menutupi dosa-dosanya dari hadapan seluruh makhluk, berarti itu merupakan kemuliaan dan keutamaan yang besar.

Semoga Allah menutupi dan menghapus dosa-dosa kita yang tampak maupun yang tidak pernah kita tampakkan di dunia. Aamiin..

Walhamdulillahi robbil ‘alamin..

Oleh Ust Riki Lc

Senin, 19 Oktober 2015 0 komentar

Renungan...

KETIKA UJUB MELANDA 😢

Berkata Ibnul Qayyim: Jika Allah mudahkan bagimu mengerjakan sholat malam, maka janganlah memandang rendah orang2 yg tidur...

Jika Allah mudahkan bagimu melaksanakan puasa, maka janganlah memandang orang2 yg tidak bepuasa dengan tatapan menghinakan.

Jika Allah memudahkan bagimu pintu untuk berjihad, maka janganlah memandang orang-orang yang tidak berjihad dengan pandangan meremehkan.

Jika Allah mudahkan pintu rizky bagimu, janganlah memandang orang2 yg berhutang dan kurang rizky nya dgn pandangan yg mengejek dan mencela. Karena itu adl titipan Allah yg akan dipertanggung jawabkan kelak.

Jika Allah mudahkan pemahaman agama bagimu, janganlah meremehkan org2 yg belum faham agama dgn pandangan hina.

Jika Allah mudahkan ilmu bagi mu, janganlah sombong dan bangga diri..karena Allah lah yg memberi mu pemahaman itu.

Boleh jadi orang yg tidak mengerjakan qiyamul lail, puasa (sunnah), tidak berjihad, dsb lebih dekat pada Allah darimu.

Ibnul Qayyim berkata:
"Sungguh engkau terlelap tidur semalaman dan pagi harinya menyesal..lebih baik daripada qiyamul lail semalaman namun pagi harinya engkau merasa takjub dan bangga diri...sebab orang yg merasa bangga dengan amalnya tidak kan pernah naik (diterima) amalnya"

Mari terus memperbaiki diri.. 😃

Selasa, 13 Oktober 2015 0 komentar
Rabu, 30 September 2015 0 komentar

Do'a Nabi Yunus AS

DOA NABI YUNUS 😇

Doa ini disebut juga doa dzun nuun (Nabi Yunus), adalah doa yang jika dibaca maka orang yang kesusahan akan dilepaskan dari kesusahannya. Doanya berbunyi;

LAA ILAAHA ILLAA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZH ZHAALIMIIN 

Rasulullah shallallahu wa’alaihi wa sallam bersabda: 
“Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) ketika ia berdoa dalam perut ikan paus adalah; LAA ILAAHA ILLAA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZH ZHAALIMIIN (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk diantara orang-orang yang berbuat aniaya). Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah melainkan Allah kabulkan baginya.” (HR. At-Tirmidzi)

KENAPA DOA NABI YUNUS DIIJABAH? 

Karena dalam do’a beliau tersebut terdapat pengakuan pada ketauhidan Allah ‘azza wa jalla dan pengakuan terhadap setiap dosa, kesalahan dan kezholiman yang diperbuat diri sendiri.
Intinya dalam do’a Dzun Nuun ini ada tiga keistimewaan:

1. Pengakuan tauhid
2. Pengakuan akan kekurangan diri
3. Berisi permohonan ampun pada Allah

Bagi setiap hamba yang mengalami kegelisahan dan kesedihan banyak-banyaklah mengulang do’a ini. Niscaya Allah pun akan mudah mengijabahi doa. Yakinlah!

Mudah-mudahan segera dilepaskan dari kesusahan yang meliputi. Aamiiin 

Rabu, 23 September 2015 0 komentar

Selamat Hari Raya Idhul Adha 1436 H...

Assalamualaikum...

"Belajarlah dari Ibrahim yang rela mengorbankan anaknya, dan jadilah seperti Ismail yang ikhlas menerima kehendak Allah. Pengorbanan dan keikhlasan adalah inti dari Idul Adha"

Selamat Hari Raya Idhul Adha 1436 H.

"Mari kita berbagi untuk mensyukuri nikmat ini "🙏

Senin, 21 September 2015 0 komentar

Puasa Arofah...

PUASA ARAFAH PENGHAPUS DOSA 2 TAHUN 😇

Insya Allah besok (Rabu, 23 September 2015) bertepatan dengan tanggal 9 Dzulhijjah, sebuah hari yang mulia saat di mana datang pengampunan dosa dan pembebasan diri dari siksa neraka. Pada hari tersebut disyari’atkan amalan yang mulia yaitu puasa.

Puasa Arafah adalah amalan yang disunnahkan bagi orang yang tidak berhaji. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)

Mengenai pengampunan dosa dari puasa Arafah, para ulama berselisih pendapat. Ada yang mengatakan bahwa yang dimaksud adalah dosa kecil. Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, “Jika bukan dosa kecil yang diampuni, moga dosa besar yang diperingan. Jika tidak, moga ditinggikan derajat.” (Syarh Shahih Muslim, 8: 51) Sedangkan jika melihat dari penjelasan Ibnu Taimiyah rahimahullah, bukan hanya dosa kecil yang diampuni, dosa besar bisa terampuni karena hadits di atas sifatnya umum. (Lihat Majmu’ Al Fatawa, 7: 498-500).

Mari kita sampaikan risalah ini pada keluarga, saudara & kerabat kita yang lain, itu lebih baik. Biar kita dapat pahala, juga dapat pahala karena telah mengajak orang lain berbuat baik. “Demi Allah, sungguh satu orang saja diberi petunjuk (oleh Allah) melalui perantaraanmu, maka itu lebih baik dari unta merah (harta amat berharga di masa silam, pen).” (Muttafaqun ‘alaih). “Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya”(HR. Muslim)

Minggu, 20 September 2015 0 komentar

Renungan...

➡Mengapa Berat Membaca Al-Qur'an..?

Betapa sering kita merasa berat ketika hendak membaca Al-Qur'an padahal dengan mudah dan ringan kita membaca yang lainnya.

➡Apa penyebabnya..?

Karena Al-Qur'an adalah obat, sedangkan dalam diri kita penuh penyakit, maka terasa berat pada awalnya karena masih dalam proses penyembuhan. Namun, setelah penyakitnya sembuh pasti terasa ringan dan lezat serta nikmat membacanya.

✒Nasehat Syaikhuna Muhammad bin Sholeh Al-‘Utsaimin Rahimahullah

Selasa, 15 September 2015 0 komentar

Renungan...

Koreksilah Diri Kita Terlebih Dahului Sebelum Menyalahkan Orang Lain 😃

Jika anda sholat berjam'ah lantas tidak bisa khusyu' maka jangan salahkan imam, dengan alasan suara sang imam buruk...,
Jika anda berkaca lantas tanpak wajah anda yang kurang rupawan maka jangan salahkan cermin...
jika anda memiliki rambut yang kurang berkilau maka jangan salahkan sampo yang anda pakai...
jika anda belajar lantas kurang paham apa yang disampaikan guru maka janganlah salahkan sang guru....
jika ... , jika.... 

Belajarlah menyalahkan dan mengoreksi diri sendiri terlebih dahulu sebelum menyalahkan orang lain.

Para salaf menasehati agar kita tatkala melihat orang lain berusahalah untuk melihat kebaikan-kebaikan mereka, adapun tatkala melihat diri kita sendiri maka hendaklah kita berusaha melihat kekurangan-kekurangan kita agar kita tidak tertimpa penyakit ujub, dan mengakui serta menghargai kelebihan orang lain, serta berusaha mencari udzur untuk kesalahan orang lain...

Rabu, 26 Agustus 2015 0 komentar

Renungan...

Bersyukur adalah memberikan pujian kepada yang memberikan karunia nikmat dari suatu kebajikan.

Syukurnya seorang hamba berkisar pada tiga rukun, yaitu:
1. Mengakui pemberian nikmat secara bathin
2. Menyebut-nyebut puji dan syukur secara dhohir
3. Menggunakan nya pada jalan keta'atan.

Dengan ini kita simpulkan, bersyukur berkaitan dengan hati, lisan, dan anggota badan. Hati mengakui akan adanya nikmat, lisan senantiasa memuja dan memuji, anggota badan menggunakan nikmat tersebut di jalan keta'atan.

Allah سبحانه وتعالى kaitkan syukur dengan iman dalam firman Nya,"Allah tidak akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman. Dan Allah Maha Mensyukuri lagi Maha mengetahu" (QS. An-Nisa: 147)

Allah khabarkan bahwa hamba yang bersyukur merekalah orang-orang yang khusus diberikan karunia kenikmatan, sebagaimana firman Nya ,"Demikianlah Kami menguji sebagian mereka dengan sebagian yang lain, agar mereka berkata,"Orang orang semacam inikah diantara kita yang diberi anugrah oleh Allah?", Maka Allah berkata "Bukankah Allah lebih mengetahui tentang hamba-hamba Nya yang bersyukur kepada Nya?" (QS. Al-An'am: 53)

Allah membagi manusia ada dua jenis: Bersyukur dan Kufur, sebagaimana firman Nya,"Sungguh, Kami telah menunjukkan kepada manusia jalan yang lurus, akan tetapi diantara mereka ada yang bersyukur dan ada pula yang kufur" (QS. Al-Insan: 3)

Dan Allah memberikan ancaman kepada mereka yang kafir, Allah berfirman ," Dan ingatlah ketika Tuhanmu mengumandangkan "Sungguh jika kalian bersyukur, niscaya Aku akan tambah nikmat kepadamu, tapi bila kalan kufur dan mengingkari nikmat-Ku, maka pastilah adzabKu amat sangat keras" (QS. Ibrahim: 7)

Sabtu, 22 Agustus 2015 0 komentar

Renungan...

SUDAHKAH KITA BERSYUKUR HARI INI? 😄

Bagaimana mungkin seseorang dapat mensyukuri rizki yang banyak, bila rizki hingga yang sedikit dan terus menerus Allah beri saja sulit untuk disyukuri? 

Setiap saat kita telah mendapatkan nikmat yang banyak dari Allah, namun umumnya terus merasa kurang, merasa sedikit nikmat yang Allah beri. Demikianlah diri ini hanya menganggap harta yang nampak saja sebagai nikmat, hanya harta saja yang dianggap sebagai rizki. Padahal kesehatan, umur panjang, bahkan rizki-rizki terkecil sekalipun yang tak nampak, semua adalah nikmat dari Allah yang luar biasa. Allah beri kesehatan yang jika kita sakit keras dan dibayar dengan harta amatlah mahal. Allah beri umur panjang, yang kalau dibeli dengan seluruh harta kita pun tak akan sanggup membayarnya. 

SYUKURILAH WALAU SEDIKIT 😊

Selasa, 18 Agustus 2015 0 komentar

Renungan...

FOKUS PADA TUJUAN HIDUP 😄

Jangan khawatir dengan dunia, karena itu milik Allah.

Jangan khawatirkan pula rizkimu, karena semua itu dari Allah.

Jangan pula khawatirkan masa depanmu, karena itu di tangan Allah.

Tapi, fokuslah untuk memikirkan satu hal, bagaimana menjadikan Allah ridho kepadamu?

Karena jika engkau telah menjadikan Allah ridho kepadamu, Allah akan menjadikan manusia ridho kepadamu, dan Dia juga akan menjadikanmu tercukupi dan tidak bergantung pada orang lain

Oleh Ustadz Musyaffa Ad Dariny,

Minggu, 02 Agustus 2015 0 komentar

Renungan...

Rasulullaah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Celakalah seseorang yang bila namaku disebut disisinya namun ia tidak membaca shalawat untukku, Celakalah seseorang yang menemui bulan Ramadhan kemudian meninggalkannya namun ia belum diampuni. Dan celakalah seseorang yang mendapati kedua orangtuanya telah menginjak usia lanjut lalu tidak menyebabkannya masuk surga.”
(HR. at-Tirmidzi & Ahmad)
.
- Cara menjawab sholawat jika ada yang menyebut nama Nabi muhammad adalah dengan menjawab "Allahumma shalli alaih", atau "Allahumma sholli wasallim 'alaih" atau Shallallahu 'alaihi wasallam,
.
- tanda diterimanya amalan seseorang setelah ramadhan adalah ia semakin dekat dengan Allah disebelas bulan setelah ramadhan, lanjut dengan puasa syawal, dan segala amalan sholeh lainnya, jika tak ada perubahan dalam sifatnya bahkan sifatnya "bagai melepas setan setelah dipenjara" berarti puasanya hanya dapat lapar dan haus saja, nauzubillah.
.
- jika mendapati orang tua kita dalam keada'an renta,atau masih hidup, tuntunlah mereka untuk semakin mendekatkan diri kepadanya, beri mereka masukan agar sisa hidupnya digunakan untuk sering mengikuti pengajian/majlis/sholat jama'ah dimasjid,belajar ngaji jika belum bisa ngaji,dan sebagainya
Kita pun sebagai anak jadilah anak yang taat kepada Allah, yang dekat kepada Allah, karna anak sholeh adalah tabungan diakhirat untuk orang tuanya masing².

Wallahu'alam Bisshowaab...

Rabu, 29 Juli 2015 0 komentar

Mencari Ridho Allah...

Mungkin kita pernah mendengar ungkapan ahli hikmah yang berbunyi:

“Ridho manusia adalah cita yang tak bisa diraih”

Tapi seringkali ungkapan ini dinukil setengah-setengah. Padahal ungkapan ini mengandung makna yang sangat luar biasa bila dinukil seutuhnya.

“Ridho manusia adalah cita yang tak bisa diraih, sedangkan ridho Allah adalah sesuatu yang tak sepatutnya ditinggal. Oleh karena itu, tinggalkanlah apa yang tidak mampu diraih, dan raihlah apa yang tak sepatutnya ditinggal.”

Berharap pada manusia itu melelahkan.
Bila engkau memiliki 99 kebaikan dan satu keburukan, maka mereka akan mencelamu karena satu kesalahan itu dan melupakan 99 lainnya.
Begitulah laku manusia…

Tapi tidak dengan Allah. .
Bila engkau memiliki 99 keburukan dan satu 1 kebaikan, maka Allah akan mengampunimu karena satu kebaikan itu berkat kemurahaanNya. Itu bila engkau tidak menyekutukan-Nya.
Begitulah kasih Allah..

Jadi… mengapa engkau sibuk dengan manusia lalu menjauh dari Allah.?


 
;